
Palangka Raya, Introgator.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menggelar ramah tamah bertajuk “Sharing dan Diskusi Bersama Gubernur” yang dilaksanakan di Istana Isen Mulang pada Kamis (1/8/2025) sore. Suasana hangat dan terbuka tercipta antara Gubernur, jajaran pemerintah, dan para wartawan dari berbagai organisasi pers.
Sebelum kegiatan dimulai, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran joging sore bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para wartawan, menempuh rute dari Kantor Gubernur, menyusuri Jalan D.I. Panjaitan, dan memutar di Jalan Brigjen Katamso sebanyak dua kali putaran.
Dalam sambutan pengantarnya, Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Prov. Kalteng Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga sarana untuk mempererat kemitraan antara pemerintah dan media.
Rangga menyebut, Sharing dan Diskusi Bersama dihadiri sekitar 200 mitra media, baik yang sudah berkontrak dengan Pemprov Kalteng maupun yang masih dalam proses pengajuan kerja sama.
Lebih lanjut, Rangga menyampaikan bahwa sejak awal masa jabatan Gubernur hingga saat ini, telah terjadi peningkatan signifikan dalam pemberitaan pembangunan, yakni sekitar 700 persen. Menurutnya, pencapaian ini tidak mungkin diraih tanpa kontribusi aktif dari para mitra media.
“Bapak Gubernur memiliki banyak program luar biasa. Namun, penyampaian informasi tersebut kepada masyarakat tentu memerlukan kerja sama dan sinergi kita semua. Komitmen untuk terus menyampaikan berita positif tentang pembangunan di Kalteng harus terus kita jaga dan jalankan secara konsisten,” tegas Rangga.
Dalam sesi diskusi, Gubernur Agustiar Sabran menekankan pentingnya peran jurnalis sebagai mata dan telinga pemerintah.
“Mata saya hanya dua. Tapi berkat wartawan, saya bisa melihat lebih banyak hal yang mungkin tidak saya ketahui. Saya tidak pernah anti kritik. Saya selalu terbuka kepada media dan masyarakat,” ucap Gubernur.
Menanggapi pertanyaan awak media, Gubernur Agustiar menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai persoalan strategis di Kalteng, termasuk isu lingkungan hidup. Ia mengungkapkan bahwa dalam tiga bulan pertama masa jabatannya bersama Wakil Gubernur, pihaknya telah menahan izin pertambangan sirkon di beberapa wilayah.
“Saya melihat lokasi operasional tidak sesuai dengan yang tertera dalam izin. Sampai hari ini, ada 14 perusahaan yang kami hentikan operasionalnya sebagai bentuk keseriusan kami menyelesaikan masalah ini,” tegasnya.Tim



