
Puruk Cahu, introgator.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan program perlindungan sosial berjalan lebih tepat sasaran. Upaya tersebut dilakukan melalui keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar secara virtual dari Ruang Zoom Meeting Bagian Ekonomi dan SDA Setda Murung Raya, Senin (13/7/2026).
Rakor yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian tersebut menjadi forum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengantisipasi gejolak harga serta menjaga laju inflasi tetap berada dalam koridor yang telah ditetapkan pemerintah.
Dalam arahannya, Mendagri meminta seluruh pemerintah daerah terus memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui berbagai langkah intervensi pasar. Upaya tersebut dinilai penting untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat, sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika perekonomian.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,44 persen. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi oleh kenaikan tarif transportasi serta harga sejumlah komoditas pangan.
Selain membahas perkembangan inflasi, Rakor juga menjadi momentum peluncuran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Versi 3 Tahun 2026 oleh Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.
DTSEN yang telah disinkronkan dengan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri diharapkan dapat menjadi basis data yang semakin akurat dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah, khususnya penyaluran bantuan dan perlindungan sosial.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam kesempatan tersebut juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus mengoptimalkan pemutakhiran data melalui aplikasi SIKS-NG. Langkah ini dinilai penting agar penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran, sekaligus memperkuat perlindungan bagi masyarakat yang terdampak gejolak ekonomi.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan, Pemkab Murung Raya berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah pusat, baik dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah maupun meningkatkan kualitas data sosial ekonomi sebagai dasar perumusan kebijakan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat. (Red/foto: DiskominfoSP Mura)



