Oplus_131072
Jakarta, Introgator.com-— Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo, menyampaikan pandangan strategis terkait penurunan alokasi dana transfer dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialami pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Kondisi ini, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama agar kebijakan fiskal nasional tetap menjamin keseimbangan dan keadilan pembangunan antarwilayah, serta tidak menghambat pelaksanaan program-program prioritas di daerah.
Dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia, (8/10/25), H. Edy Pratowo menjelaskan bahwa penurunan tersebut juga terjadi secara nyata di wilayah Kalimantan, di mana seluruh provinsi mengalami penurunan alokasi anggaran yang cukup signifikan.
Berdasarkan data, Kalteng mengalami penurunan sekitar 45 persen, Kalimantan Selatan sebesar 46 persen, dan Kalimantan Timur hingga 73 persen.
“Penurunan ini tidak hanya terjadi di Kalimantan, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Dengan kondisi seperti ini, banyak program pembangunan yang berpotensi tertunda. Namun demikian, kami memahami bahwa kebijakan fiskal nasional perlu ruang penyesuaian dan akan terus dievaluasi bersama,” jelas H. Edy Pratowo.Tim



