
Palangka Raya, INTROGATOR.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran telah membentuk tim untuk melakukan penertiban sekaligus penguatan terhadap pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah setempat.
“Kami sudah mengundang Pertamina, kami sudah membentuk tim untuk mengantisipasi penimbun,” tegasnya di Palangka Raya, Jumat (18/4/26).
Pihaknya juga melakukan koordinasi secara intensif bersama aparat penegak hukum, memperkuat pengawasan sebagai upaya menjaga kelancaran dan ketertiban distribusi BBM di lapangan.
“Kami pastikan bila ada penimbunan, bisa membuktikan, akan kami berikan reward (hadiah),” tegasnya.
Gubernur mengajak semua pihak bersama-sama ikut mengawasi di lapangan, mencegah terjadinya penyimpangan atau pelanggaran terhadap pendistribusian BBM.
Pihaknya juga telah meminta Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM untuk Kalimantan Tengah, serta pengaturan distribusi secara optimal, sehingga tidak terjadi kelangkaan atau kesulitan akses BBM bagi masyarakat.
Sementara itu Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng Sutoyo mengatakan, berdasarkan komunikasi pihaknya bersama Pertamina, pasokan BBM untuk provinsi setempat dipastikan aman dan terjaga.
“Berdasarkan analisa kami bersama tim dan Pertamina, kelangkaan Pertamina Dex dan lain sebagainya, analisa sementara bukan karena kekurangan stok,” jelasnya.
Namun kondisi ini dipengaruhi adanya kenaikan harga pada solar industri, sehingga kendaraan operasional perusahaan yang dulunya menggunakan BBM industri, sekarang telah mulai beralih ke Pertamina Dex.Tim



