Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Bambang Irawan
Palangka Raya, introgator.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Bambang Irawan, menyoroti kondisi pembangunan di wilayah Hulu Kapuas, khususnya Kecamatan Mandau Talawang dan Kapuas Hulu.
Ia menyampaikan keprihatinan atas keterbatasan akses dasar yang dihadapi oleh masyarakat di sana.
Saat reses melihat masyarakat di wilayah hulu masih menghadapi keterisolasian. Akses utama mereka sebagian besar masih mengandalkan jalur sungai, dan hal ini tentu menimbulkan biaya tinggi bagi aktivitas ekonomi maupun sosial.
“Kondisi infrastruktur jalan di sejumlah desa, terutama menuju pusat kecamatan, masih belum memadai. Beberapa ruas jalan dan jembatan bahkan belum dapat dilalui secara optimal,” tambahnya.
Selain itu, akses listrik juga menjadi perhatian, di Kecamatan Mandau Talawang, seperti Desa Sepinang, jaringan listrik PLN baru saja beroperasi. Sementara sebagian besar desa lainnya belum menikmati penerangan secara merata.
“Program energi alternatif seperti PLTS memang sudah ada, namun belum mampu menjangkau seluruh warga. Padahal listrik merupakan kebutuhan mendasar dalam meningkatkan kualitas hidup,”lanjutnya.
Tidak hanya listrik, jaringan komunikasi pun menjadi kendala tersendiri. Meskipun teknologi terus berkembang, menilai masyarakat di wilayah hulu belum sepenuhnya memiliki kemampuan untuk memanfaatkannya secara maksimal.
“Ada tiga hal mendasar yang perlu segera diperhatikan, yakni jalan, listrik, dan jaringan. Ketiganya merupakan kunci untuk membuka kemajuan ekonomi masyarakat. (Red)



