Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Lohing Simon.
Palangka Raya, introgator.com – Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Lohing Simon, menyampaikan bahwa kebutuhan anggaran untuk penanganan jalan nasional di Kalimantan Tengah mencapai lebih dari Rp2 triliun. Pernyataan itu disampaikannya saat berbincang dengan awak media di Gedung DPRD Kalimantan Tengah.
Menurutnya, besarnya anggaran tersebut diperlukan agar program perbaikan dan peningkatan kualitas jalan dapat berjalan optimal di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Ia menilai, kondisi jalan saat ini masih jauh dari ideal dan membutuhkan perhatian serius.
Lohing menuturkan, lambannya proses perbaikan jalan tidak lepas dari keterbatasan anggaran yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah disebut menjadi faktor utama berkurangnya alokasi dana untuk infrastruktur jalan.
“Dengan luasnya jaringan jalan nasional di Kalimantan Tengah, penanganannya memang membutuhkan biaya besar. Namun karena keterbatasan anggaran, proses perbaikannya menjadi terkesan lambat,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa biaya pembangunan jalan tergolong tinggi. Untuk membangun jalan permanen dengan kualitas baik, termasuk proses pengaspalan, dibutuhkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk setiap kilometer.
Melihat kondisi tersebut, DPRD berharap pemerintah dapat meningkatkan alokasi anggaran untuk sektor infrastruktur, khususnya jalan, agar konektivitas antarwilayah di Kalimantan Tengah semakin baik dan mendukung aktivitas masyarakat. (Red)



