
Palangka Raya, Introgator.com-Bunda Literasi Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, menekankan bahwa lomba cerita daerah 2025 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah ekspresi dan pelestarian budaya.
“Kegiatan ini bukan hanya kompetisi, tetapi ruang berekspresi, ruang kreativitas, dan ruang untuk meneguhkan identitas budaya kita. Melalui tulisan dan cerita, nilai-nilai leluhur, legenda, dan tradisi masyarakat Dayak serta etnis lainnya dapat diwariskan dari generasi ke generasi,” tuturnya (17/11/25).
Thisia berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang mendorong semakin banyak anak muda Kalteng untuk berkarya dan mengharumkan nama daerah.Tim



