
Palangka Raya, Introgator.com – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo memaparkan sekaligus berbagi praktik baik terkait kesuksesan digitalisasi pembelajaran yang telah diterapkan di wilayahnya.
Hal ini Wagub sampaikan dalam panggung nasional, yakni pada rapat koordinasi (rakor) kepala daerah dalam revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran tahun 2026 di Tangerang belum lama ini.
“Apa yang dilakukan Kalteng sejatinya sejalan dengan semangat banyak daerah lain, namun ia ingin berbagi cara dan pengalaman Kalteng dalam menjawab tantangan unik wilayahnya,” terang Edy Pratowo (16/11/25).
Dia pun menyebut pelaksanaan program ini sebagai bagian dari upaya revitalisasi khusus untuk pendidikan dan digitalisasi tahun ajaran 2026.
Wagub menggambarkan secara konkret tantangan geografis Kalteng. Sebagai provinsi terluas di Indonesia dengan luas sekitar 153.000 km², atau 1,5 kali Pulau Jawa, Kalteng hanya dihuni sekitar 2,8 juta jiwa.
Maka untuk mencapai salah satu kabupaten yang berada di ujung dan berbatasan langsung dengan Kalimantan Barat, perjalanan dari ibu kota provinsi bisa memakan waktu hingga 12 jam.
“Kondisi ini menjadi salah satu latar belakang mengapa digitalisasi pembelajaran di Kalteng didesain bukan sekadar proyek teknologi, melainkan jawaban atas keterbatasan akses,” jelasnya.
Dia menyampaikan struktur geografis Kalteng juga berbeda dari Pulau Jawa maupun Sumatera. Wilayahnya banyak berupa lahan datar, rawa, dan gambut, dengan desa-desa yang tersebar di hulu sungai-sungai besar seperti Sungai Kapuas, Kahayan, dan Mentaya.
Menghadapi kenyataan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran dan jajaran Pemprov Kalteng memilih strategi pembangunan pendidikan yang dimulai dari desa.
Desa diposisikan sebagai ujung tombak. Melalui kebijakan pendidikan, Pemprov Kalteng mendorong kolaborasi erat dengan Kemendikdasmen agar revitalisasi dan digitalisasi pendidikan tidak berhenti di tataran konsep, tetapi berjalan nyata di tingkat sekolah.
Di bidang sarana pembelajaran digital, dia memaparkan bahwa sejak 2024 Pemprov Kalteng sudah mulai menyiapkan perangkat interaktif digital, didukung Kementerian Mendikdasmen.
Sementara itu, dalam rakor ini turut mendampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalteng Muhammad Reza Prabowo. Rakor ini mengusung tema “Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.Tim



