
Palangka Raya, Introgator.com-Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalteng, Adiah Chandra Sari menyampaikan bahwa lomba cerita daerah 2025 diselenggarakan berdasarkan berbagai regulasi yang mengatur fungsi perpustakaan sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, dan rekreasi.
“Pelaksanaan lomba ini bertujuan mengoptimalkan perpustakaan sebagai sumber informasi berupa karya tulis, karya cetak, dan karya rekam, sekaligus mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi manusia yang berilmu, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab,” jelasnya (17/11/25).
Sebagai informasi, jumlah peserta tahun ini mencapai 52 orang dari seluruh kabupaten/kota se-Kalteng, termasuk dari wilayah terjauh seperti Murung Raya.
Para peserta hadir bersama guru dan suporter, menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 17–18 November 2025, di Aula Jayang Tingang.
Hasil lomba akan diterbitkan sebagai buku koleksi khas daerah dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris agar dapat diakses secara internasional, sebagai upaya memperkenalkan budaya Kalteng ke dunia. Untuk diketahui, hingga 2025, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalteng telah menerbitkan tiga judul buku hasil lomba sejak 2023.
Turut hadir dalam acara ini Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng, Perwakilan Bank Indonesia, Perwakilan Bank Kalteng, Perwakilan PT Jamkrida, serta Tim Juri. Tim



