
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Algrin Gasan (tengah) saat melakukan kunjungan di Dapil II guna menyaring aspirasi masyarakat
Kuala Kapuas, Introgator – Minimnya penerangan jalan di desa-desa menjadi perhatian serius Algrin Gasan. Ia menyampaikan bahwa kondisi tersebut tak hanya mengganggu aktivitas warga pada malam hari, tapi juga memicu kekhawatiran terkait keamanan.
“Warga merasa was-was kalau malam. Jalan gelap, rawan kecelakaan dan kriminalitas,” ungkap Algrin, Jumat (9/5/2025).
Ia mendorong agar program pemasangan lampu jalan tenaga surya bisa ditingkatkan pada APBD Perubahan mendatang.
“Lampu tenaga surya sangat cocok untuk daerah pelosok karena tidak tergantung listrik PLN,” katanya.
Menurutnya, program ini juga bisa melibatkan karang taruna lokal untuk pemeliharaan, sehingga membuka lapangan kerja baru di desa.
“Penerangan jalan bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga keamanan dan kenyamanan,” tegasnya.
Algrin berharap, semua desa bisa merasakan akses penerangan layak tanpa harus menunggu proyek bertahun-tahun.