
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Algrin Gasan (baju hitam kotak-kotak) saat melakukan kunjungan di Dapil II guna menyaring aspirasi masyarakat
Kuala Kapuas, Introgator – Isu stunting masih menjadi perhatian serius di beberapa wilayah Kabupaten Kapuas. Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Algrin Gasan, mendorong pemerintah daerah untuk lebih fokus dalam menangani persoalan ini secara terintegrasi.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Kalau sejak kecil sudah terganggu tumbuh kembangnya, akan berpengaruh besar di masa depan,” kata Algrin Gasan saat diwawancarai, Senin (13/1/2025).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Basarang, Mantangai, dan Kapuas Barat ini menyebut bahwa wilayah pedesaan masih rentan mengalami kekurangan gizi, terutama pada ibu hamil dan balita.
“Program intervensi gizi harus menjangkau desa-desa terpencil. Jangan sampai ada yang tertinggal hanya karena kendala distribusi atau minim sosialisasi,” jelasnya.
Algrin Gasan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi 4 DPRD Kapuas menegaskan pentingnya pelibatan lintas sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat untuk menyukseskan penanganan stunting.
Ia juga mendorong adanya sinergi antara tenaga kesehatan di lapangan dengan kader Posyandu dan PKK desa sebagai ujung tombak edukasi keluarga.
Dirinya berharap upaya bersama ini bisa menurunkan angka stunting secara signifikan di Kapuas, demi generasi yang sehat dan cerdas di masa mendatang. (Red)