
Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Tengah Bryan Iskandar
Palangka Raya, introgator.com – Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Tengah Bryan Iskandar mengapresiasi langkah cepat Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran dalam melakukan koordinasi mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalteng. Hal tersebut disampaikannya kepada awak media di kantor Gubernur Kalteng, Selasa (29/7/2025).
“Bapak Gubernur dari beberapa bulan yang lalu selalu melakukan rapat koordinasi bersama berbagai instansi terkait dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi untuk melakukan pencegahan dini adanya karhutla di Kalteng,” ucapnya.
Bryan menyebut Pemprov Kalteng juga telah menyiapkan biaya tidak terduga atau dana darurat pada APBD tahun 2025 yang mengarah pada penanganan karhutla di Kalteng.
“Koordinasi yang rutin dilaksanakan oleh Gubernur Kalteng bersama pihak terkait tentu penting dalam mencegah munculnya titik-titik panas di seluruh wilayah,” imbuhnya
Bryan berharap upaya yang terus dilakukan oleh Gubernur Kalteng bersama instansi terkait mampu mencegah terjadinya Karhutla di Kalteng ke depannya.
Sebagai informasi, sejak tanggal 11 Juni hingga 8 Oktober 2025, Pemprov Kalteng mengaktifkan 17 Regu Posko dan 77 Pos Lapangan, yang terdiri dari 697 personel gabungan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) atau relawan. Seluruhnya dilengkapi sarana prasarana dan alat pelindung diri (APD) Karhutla.
Mereka tersebar di 52 kecamatan berisiko tinggi karhutla, yang memiliki tugas melakukan patroli rutin, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, pengecekan sarana pendukung seperti sumur bor dan embung air, pembasahan wilayah rawan, serta pemadaman dini jika terjadi Karhutla.
“Pemprov Kalteng akan terus melaksanakan, bahkan meningkatkan upaya pengendalian Karhutla selama puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2025, sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),” ujar Gubernur saat mengikuti Rakor Monitoring Situasi Terkini Penanganan Karhutla Tahun 2025 bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni secara virtual dari ruang kerja Gubernur Kalteng, Kota Palangka Raya, Senin (28/7/2025). (Red)